Senin, 08 Oktober 2012

Tukang parkir vs Sarjana S2



Assalamualaikum…

Ucapin salam ah biar disebut orang alim hahahaha…. Pertama-tama seperti biasa saya memanjatkan puji serta syukur kepada allah, tanpa ridhonya saya ga bisa blogging malem ini hahahaha... :D, karena menurut saya blogging itu bukan hanya tentang berita bola politik atau otomotif, jadi saya mau sharing aja tentang hal yang sangat mengejutkan jeng jeng jeng jeeengggg *backsoundlengserwengi :D

Langsung aja kayanya, ngomong ngomong tentang mimpi mimpi kita kedepannya emang ga akan pernah habisnya, ada orang yang ngomong *lupa lagi namanya katanya “mimpilah setinggi langit” emang itu bener sangat bener, tapi apa iya kita akan mencapainya hanya dengan kata kata itu ?, pastinya ngga dong, kita butuh usaha yang lebih untuk mencapai semuanya, seperti hal yang satu ini, ini cuman contoh ok hahaha 


Ada orang yang pinter dan dikagumi disekolahnya, dia rangking terus dari kelas 10 sama kelas 12, tapi dia ga cerdas dalam mengatur skenario masa depannya, dia hanya mengikuti air mengalir, abis lulus sma dia kuliah di universitas yang dia inginkan dan kerjaanya cuman belajar dan belajar, setelah dia bergelar S2 dia hanya bekerja disuatu perusahaan swasta yang bergaji cuman 6 juta perbulan, apakah pantas gelar S2 hanya mendapatkan hasil sekecil itu ? ngga sebanding lah, terus kita lihat ke sisi lain, ini juga cuman contoh ok hahaha, ada orang yang kurang beruntung tapi dia cerdas untuk mengelola sebuah tempat untuk menjadi lahan pekerjaan, dia tamat sma juga ngga, tapi dengan modal usaha dan ga mentingin teori dia jadiin suatu lahan dekat mall jadi tempat parkir, bayangkan bila sejam ada 200 motor parkir ditempat itu di kali 2.000/motor berapa keuntungan yang dia hasilkan perjamnya 2.000 x 200 = 400.000/jamnya, kalau dia kerja selama 12jam/hari berapa juta yang dia hasilkan ? dia mendapat 4.800.000/hari, terus kalau tukang parkir itu bekerja selama satu bulan full berarti dia mendapatkan (4.800.000 x 30 = 14.400.000) tukang parkir itu akan mendapatkan kurang lebih 14 juta perbulannya jauh berbanding terbalik dengan seorang S2 yang bekerja lembur dan hanya berfikir teori dan hanya mendapatkan 6 juta per bulannya

Jadi mulai sekarang mulailah menata masa depan dengan secerdas mungkin jangan sampai hidup kita sia sia, sempatkan dirimu untuk memikirkan masa depan, keep tawakal & ikhtiar :)
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar