Jumat, 24 Mei 2013

Apakah Tuhan Itu Adil ?

Ya Tuhaaaan !!!
kapan kau adil kepadaku
kenapa semua orang yg jelas jelas jauh di bawahku bisa mendapatkan sesuatu yg sangat aku idam idamkan ini Tuhaan
apakah belum cukup usaha ku setiap hari ini?
apakah belum cukup ibadahku kepadamu ini
Ya Tuhan..
aku mohon keadilanmu kepadaku ini atas segala usaha dan tawakal yg telah aku kerjakan ini Tuhan.
Mungkin kata kata diatas akan selalu terngiang-ngiang di benaku saat ini. Kejadian belakangan ini yg terjadi pada lingkunganku, membuat beberapa pertanyaan tak logis itu keluar dalam pikiranku.
kata orang, itu bukan rezeki..
kata orang, aku belum beruntung..tapi aku telah berusaha dan aku mengharapkan sekali itu
kadang kala aku pernah berfikir ” Kapan Allah akan adil kepada hidupku ini? mengapa orang lain bisa lebih bahagia seperti itu?”

Semenjak kejadian itu, hari hariku serasa penuh penyesalan, rasa dendam akan keberhasilan orang lain seakan menjalar disetiap detiknya.
Mungkin di luar sana aku bisa memberi ucapan selamat kepada mereka, tapi itu tidak terjadi dalam hatiku,
ingin sekali aku bisa membanggakan orang tua ku, ingin sekali aku bisa meraih itu semua
aku telah bertawakal siang dan malam, aku korbankan semua yg menjadi pengganggu atas impianku itu, aku korbankan temanku, aku korbankan keluargakukucurahkan semua usaha dan waktuku terhadap 1 hal yg sekiranya menjadi salah satu jalan kepada impianku tersebut
ingin rasanya aku mencurahkan isi hati ini kepada orang-orang, tetapi aku terlalu munafik untuk menjaga rasa iri atas keberhasilan orang di sekitarku.
Tuhan, aku mohon keadilanmu kepadaku.
hari berganti hari..
kini teman-temaku sedang mengadakan acara kumpul kumpul bersama, biasanya aku adalah salah satu pelanggan tetap untuk acara hura-hura ini, tapi rasanya malas sekali pergi kesana hari ini. Seakan rasa sesal dan rasa iri ini menghardik setiap sisi semangatku hari itu. tapi ntah ada perasaan apa, hari itu aku  tetap memacu kendaraanku untuk berkumpul bersama mereka
selang beberapa jam kemudian acara pun di mulai,ada yg memainkan gitar, ada yg bernyanyi, ada yg baca buku porno di ujung sambil cekiki-an sendirian, ada yg asik dengan handphonenya, ada juga yg asik bertengkar dengan seseorang di dalam telefon.
dan aku disini malah duduk sendiri memegang gelas berisi sirup merah yg dihidangkan temanku untuk diriku,
aku merenung,
mendadak timbulah penyesalan dalam benakku
“kenapa aku harus datang, mendingan aku melakukan tugasku, lebih bermanfaat, lebih bisa mendekatkanku dengan impianku” kataku sinis
tapi tampaknya badan ini serasa terpaku di atas sofa coklat yg nyaman ini, dengan gemerincing suara gitar yg di iringi nyanyian fals temanku, dengan pemandangan salah seorang temanku yg berkali kali membenarkan posisi celannya, gara” buku porno yg ia baca
ada yg masih saja bertengkar dengan pacarnya, dan aku heran, pulsa dia sebanyak apa sampe bisa berjam jam berbicara tak henti via telefon itu.
ditambah lagi setiap selang 5 menit dia mengganti posisi telefonnya dari telinga kiri ke telinga  kanan. Dan saat ia mengganti posisinya, aku pasti tertawa kecil melihat kupingnnya yg sudah merah redam itu
suasana tersebut menenangkanku untuk sesaat, sampai pada suatu waktu, semua temanku pergi membeli makanan. Tinggal aku saja dengan seorang yg memainkan gitar di sana.
1 menit berlalu
5 menit berlalu
15 menit berlalu
kita diam saja, aku sibuk terbengong-bengong , sedangkan dia asik memetik gitarnya, Kita tampak mempunyai dunia sendiri
hingga pada suatu ketika, ia menyanyikan lagu Bob Marley - Three Little bird,
karena suasana sepi ini lah, liriknya pun kini terdengar jelas olehku
mendadak ia berhenti saat hendak mencapai reff,
dia pindah tempat duduk tepat di hadapanku. dia duduk bersila kemudian bertanya
“Kenapa lu bro,diem diem aje, ambeien ya?” kata dia sambil cekikian
“ah engga gapapa ” kataku sendu
tersirat dalam benakku, mengapa orang ini bisa santai sekali sampe saat ini, apa dia tidak mengejar impiannya, apa dia gak punya masa depan ya?” kataku dalam hati
tapi ntah mengapa, mendadak aku bertanya.
“eh van ” , temanku ini namanya irfan
“van van, lu kok santai bener sih, kaya kaga punya masa depan aja” sindir ku sinis
dia yg sedang asik memainkan lagu bob marley itu mendadak berhenti dan tertawa
“hahaha… aduh aduh, jadi selama ini lu muram gara-gara mikirin impian lu itu toh?” kata dia mendadak memecah rasa sinisku
“hah ?! darimana lu tau nyet !”
dia hanya tersenyum sambil memainkan melody gitarnya
“Masa depan ya… hmm gue gak terlalu mikirin masa depan tuh…
“ah kan, bener kan, orang kaya gini emang kaga punya masa depan, calon suram nih” kata ku dalam hati memotong pembicaraannya
“buat apa mikirin masa depan, masa depan gue adalah besok, jadi gue memikirkan apa yg akan gue lakukan besok.
gue engga akan mikir terlalu jauh dulu, karena Tuhan tau yg terbaik buat kita, dia bisa saja membelokan apa yg menurut kita baik” kata dia pelan sekali diiringi petikannya
mendadak orang yg paling aku remehkan ini serasa menyentilku, aku yg tiap hari hanya memikirkan masa depan yg begitu jauh dan belum pasti, dan melewatkan apa yg ada dan akan terjadi di hadapanku esok
“eh van, gue kok berasa Tuhan ga adil ya ama gue ” kataku mendadak curhat
“ya elah, nih orang, sempit bener sih otaklu, pantes aja ampe sekarang masih sibuk ngejar ngejar impian lu. orang lu aja mikir nya begonoan” kata dia ringan
“hah? emang kenapa? “
“gini ya bro , pernah denger cerita tentang orang yg lukisannya di rusak orang ga?”
“hah? engga tuh, kenapa?”
“gini, pada suatu saat, ada orang yg bangga sekali dengan hasil lukisannya, karena ingin melihat keindahannya, ia memundurkan dirinya 1 meter kebelakang, dan masih tampak ada yg kurang, ia mundur lagi, terus dan terus, sampai sampai ia tak sadar bahwa 15cm  lagi adalah tebing yg curam
orang orang di sekitarnya ingin memperingatinya, tapi jika mereka berteriak, takutnya si pelukis itu kaget dan malah jatuh.
dan akhirnya, mereka malah merusak lukisan si pelukis itu. kontan saja ia marah dan maju menghampiri orang itu, memaki makinya dan hendak memukulnya.
tapi saat ia diceritakan bahwa dia akan jatuh tadi, dia langsung tertunduk malu.
nah itu sama kaya hidup lu
Tuhan kadang merusak segala apa yg lo inginkan , apa yg menurut lo masa depan dan impian lo, tapi Tuhan sebenarnya ingin menyelamatkan kamu dari keterpurukan dengan cara menjauhkan atau bahkan merusak impian lo itu. dan sekarang lo malah maki maki Tuhan,
apa ga sakit hati Tuhan di gituin hah?!
orang kaya lo ini yg harus banyak belajar, ga sepantasnya bilang Tuhan itu gak adil.
Elu udah tawakal dan usaha kan?! dan sekarang serasa Tuhan malah tetap tidak mengabulkan kan?! jadi menurut lu Tuhan gak adil?!
DONGO !!!
Tuhan itu tandanya tau dan menerima segala tawakal yg elu lakuin, oleh karena itu Beliau memberikan sedikit ujian kepada elu, bisa gak sih elu lebih lama lagi tawakal sama Tuhan walaupun lu merasa itu gak akan berhasil?
dan gue yakin bro, kalo lu bisa ngelewatin ini, Tuhan bakal ngasi apa yg gak pernah elo bayangkan, apa yg kata elo masa depan impian lo itu !
Syukuri lah apa yg udah lo dapet sekarang.
Terima itu sebagai yg terbaik yg elo punya sekarang,
Karena syukur itu adalah rasa percaya kepada Tuhan, bahwa yg paling baik buat lu itu belum datang sekarang.

Tuhan itu sayang sama lu. Bukannya gak adil. Elu aja otaknya yg sempit.
Gue santai kaya gini, mungkin lu kira gue gak punya masa depan, tapi gue tau, Tuhan punya sesuatu yg lebih baik di masa depan yg menurut gue itu masih jauh.dan gue gak bisa apa-apa kalo ternyata nanti ditengah jalan Tuhan punya rencana untuk ngubah itu semua.
oleh karena itu, gue hanya berusaha memikirkan apa yg harus gue lakuin besok, dan itu harus yg terbaik “
Mendengar ia berkata seperti itu, mendadak aku gak bisa bergerak karena saking kagetnya

“Bro, mungkin selama ini lu mengabaikan teman teman lu, keluarga lu, dan lain lain demi impian lu.
gue rasa lu salah bro, Liat temen kita yg laen, yg selalu menyempatkan waktu bermain bersama, ia malah bisa mencapai impiannya.
Tersenyum itu ibadah bro
membuat teman teman merasa nyaman akan kehadiran kita itulah yg paling besar ibadahnya. Lu tau kan, lu punya salah sama Tuhan, asal lu Tobat, insya Allah lu di maafkan. Tapi lu juga tau, kalo ada urusan sama manusia yg belum di selesaikan, berarti lu harus menyelesaikan dulu.
Lihat, Tuhan aja ampe segitunya kalo urusan antar sesama manusia. Kita Saling tersenyum seperti ini adalah salah satu yg Tuhan senangi, bahwa apa,
bahwa kita tanpa sadari menjalin silahturahmi yg besar, membuat orang lain merasa nyaman, jadi kata siapa menghabiskan waktu bermain bersama yg lain itu malah membuat impian kita menjauh?
gue harap lu mikir 2x setelah ini
lu dah dewasa, jangan cemburu sama orang yg udah dapet impiannya, balikin ke diri lo sendiri
usaha apa sih yg udah lo usahain ke orang lain dan Tuhan yg ngebuat lu ngedapetin impian lu itu”
setelah ia selesai bicara, tampak suasa kini menjadi sangat hening,
beberapa kali ia menyeruput teh kotak di depannya, mungkin untuk melepaskan dahaga atas nasehat yg sangat sangat nyepet yg ia berikan kepadaku
selang beberapa menit
ia kembali menyanyikan lagu favoritenya
“Don’t worry, about the thing
cause every little thing, it’s gonna be allright
Rise up this mornin’,
Smiled with the risin’ sun,
Three little birds
Pitch by my doorstep
Singin’ sweet songs
Of melodies pure and true,
Sayin’, “This is my message to you..”
Sumber : Mbeeer..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar